Laman

Irrashaimase

Kamis, 10 November 2011

Tarian di Eropa (Tugas softskill 1)


Pendahuluan

            Eropa atau yang biasa disebut Euroasia adalah benua terkecil kedua di dunia setelah Australia. Eropa terdiri dari 45 negara dan didalamnya terdapat 27 negara yang membentuk perkumpulan negara-negara Eropa yang disebut Uni Eropa. Dari banyaknya Negara yang menghiasi daratan Eropa, tentu terdapat beragam kebudayaan yang berbeda-beda yang mewarnai daratan Eropa dengan warnanya masing-masing. Dengan beragamnya budaya tersebut, rata-rata masyarakat Eropa cenderung tidak dapat memnerima orang-orang yang tidak dapat melebur dengan budaya masyarakat sekitar ataupun menyesuaikan diri nya dengan buda yang ada.
            Dalam hal seni, masyarakat Eropa pun mempunyai keragaman dan keunikan tersendiri, contoh nya seni tari. Tarian yang terdapat dalam satu Negara yang terdapat di Eropa memiliki perbedaan karakter sesuai dengan latar belakang budaya masing-masing negara. Ideologi, adat istiadat, dan kebiasaan yang terjadi dalam suatu Negara adalah penyebab yang menciptakan terjadinya perbedaan tersebut.

Inti

Terdapat beberapa tarian yang terdapat di benua Eropa yang akan dibahas pada bagian inti ini, yaitu ballet, tango, waltz, flamenco dan salsa.

1.      Ballet
Ballet adalah tarian yang berasal dari Itali. Ballet bisa diartikan tunggal, berpasangan, ataupun berkelompok. Lalu Perancis dan Negara-negara Eropa lainnya mengkombinasikan ballet dengan musik, drama, puisi, nyanyian, kostum, dan tarian. Istilah balet pertama kali dicetuskan Balthasar de Beaujoyelux pada tahun 1581 dalam Ballet Comique (drama balet). Lau pada tahun yang sama Fabrtiso Caroso menerbitkan Il Balerino, yaitu panduan teknis mengenai tari balet sehingga Italia menjadi pusat berkembangnya balet.
      Lalu di Rusia pada tahun 1689-1725 Tsar Peter memerintah Rusia dan karena Rusia adalah Negara yang tertutup Tsar Peter bersama pemerintahan Louis XIV di Prancis membuat kebijakan “westernisasi” bagi negaranya. Semua adapt kebiasaan serta kemegahan istana perancis dicontoh oleh Tsar Peter. Para pria dan wanita dianjurkan melakukan hubungan social lewat tarian pergaulan. Sebuah kebiasaan yang dulu nya tidak terdapat di Rusia.kemudian akedemi ballet pun didirikan dan dipipin oleh seorang dari Perancis yang bernama Laude pada saat Rusia diperintah oleh Tsarina Anne. Pelajaran tari dianggap sangat penting sehingga dimasukkan dalam kurikulum pendidikan militer. Tari balet berkembang semakin pesat sehingga balet perkembangannya menjadi tidak terarah. Maka grup-grup balet di seluruh rusia dipusatkan di dua kota yaitu di St. Petersburg dan moskow.


2.      Tango
Tango adalah tarian yang berasal dari kota Buenos Aires, Argentina pada pertengahan tahun 1800-an. Dulu nya, Tango adalah sebuah tempat dimana orang-orang Afrika yang terdiri dari budak dan orang kulit hitam, kaum imigran Eropa, dan di Buenos Aries berkumpul untuk menari dan berkumpul untuk membentuk kelas social yang baru. Mereka mulai menciptakan ekspresi budaya dari berbagai macam campuran tersebut sehingga terciptalah tarian Tango. Dalam tango, dipercaya tersimpan tema mengenai kehidupan manusia dengan masalah-masalahnya, tentang kota, dan ingatan-ingatan yang tersimpan di dalamnya. Itulah awal dari tango yang hanya dapat dimengerti oleh kelas pekerja tersebut saja. Namun seiring berjalannya waktu, Tango merupakan tari pergaulan yang kini telah popular di seluruh dunia. Iramanyanya terletak pada hitungan 2/4 atau 4/4 dengan tempo sedang. Tango dapat ditarikan secara tunggal ataupun berpasang-pasangan.



3.      Waltz

Waltz adalah tarian yang mempunyai irama ¾ dan mempunyai tempo yang berbeda-beda. Taian waltz harus ditarikan secara berpasangan. Pada mula nya, tarian ini berasal dari tari weller, yatu tarian petani Jerman dan tari lander, tarian yang berasal dari Austria. Di Jerman tarian ini ditarikan dengan tempo yang agak lambat, sedangkan di Wina tarian ini ditarikan dengan tempo yang lebih cepat dan bersemangat.
Pada pertengahan abad ke-17, di kalangan bangsawan Eropa telah dikenal tari slow waltz. Slow waltz adalah sebuah tarian yang romantic dimana slow waltz adalah turunan dari vienese waltz yang mempunyai tempo lebih cepat.



4.      Flamenco

     Flamenco adalah tarian yang biasanya dapat ditarikan secara tunggal/ sendiri, berpasangan, maupun berkelompok.  Flamenco ini termasuk dalam jenis tari pergaulan yang berasal dari Gipsi Andalusia, Spanyol Selatan. Tarian ini memiliki pola ritmik dari berbagai hentakan kaki penari, seperti hentakan kaki penari, tumit, atau seluruh bagian dari telapak kaki. Flamenco terdiri dari iring-iringan gitar, tepukan tangan, dan seruan dari para penonton.
            Tari flamenco seutuhnya adalah tarian yang diiringi nyanyian dan musik. Gitaris hanya sebagai pengiring dalam flamenco.namun, kira-kira 50 tahun yang lalu para gitaris flamenco memulai aksinya dengan tampil secara individu. Sejak saat itu tidak hanya para penari dan penyanyi flamenco yang bisa terkenal, namun juga para gitaris flamenco.









5.  Salsa
           
Salsa adalah salah satu jenis tarian yang ditarikan secara berpasangan. Kata salsa sendiri berasal dari bahasa Spanyol yang berarti saus, yaitu rasa atau gaya. Irama yang dipakai tarian salsa adalah irama delapan ketukan, yaitu dengan dua bar yang terdiri dari empat ketukan. Umumnya setiap ketukan menggunakan tiga langkah, satu ketukan kemudian dilewatkan. Ketukan yang dilewatkan tersebut merupakan suatu gerakan tertentu seperti tendangan atau hentakan kaki. Tarian salsa disebut juga tarian yang ditarikan di tempat karena tidak banyak mengelilingi lantai dansa, namun hanya menari di suatu area tertentu sehingga tidak memerlukan tempat yang luas.



KESIMPULAN
            Berbagai tarian yang terdapat di Eropa menadakan terdapat berbagai budaya yang berbeda. Karena satu tarian di tiap negara memiliki arti dan filosofi yang berbeda dari negara lainnya. Namun beragam tarian yang terdapat di Eropa justru menjadi penyatu satu negara dengan negara yang lainnya. Dan dengan tarian yang dibawa suatu negara ke dalam negara lainnya dapat mempengruhi perubahan budaya dan filosofi masyarakat negara yang dituju. Lalu dapat ditarik kesimpulan sederhana bahwa meskipun terdapat banyak perbedaan budaya yang terdapat di Eropa, namun dengan saling menghargai budaya satu sama lain yang berlainan tentunya dapat menjadi penyatu dari perbedaan mereka.


Sumber: Astono, Sigit dan Margono. 2007. Apresiasi Seni: Seni Tari dan Seni Musik 3. Jakarta. Yudhistira.

(Tugas Softskill)

4 komentar:

omeng the cat odon mengatakan...

mana lagi gan masa cuman segini

omeng the cat odon mengatakan...

mana lagi gan masa cuman segini

windi swastika mengatakan...

makasih infonya

embunMouMou mengatakan...

Cop Past ya.. buat tugas.. Thanks. kunjungi juga embunmoumou.blogspot.com
Arigattou gozaimatsu. semoga bener tulisan nya

Poskan Komentar

Go Up!